Tips Meningkatkan Hubungan Dengan Karyawan

Vendor Souvenir Flashdisk Kartu Di Kota Denpasar Online
Ide Souvenir Kantor Untuk Karyawan Perusahaan Anda
May 24, 2019

Tips Meningkatkan Hubungan Dengan Karyawan

Lebih sering mendiskusikan

Kini flashdisk card akan memberikan tips meningkatkan hubungan dengan karyawan, organisasi sangat bergantung pada energi, komitmen dan ikatan kedekatan antar karyawan maupun antara karyawan dan perusahaan demi menghadapi tantangan abad dua puluh satu yang semakin berat. Tidak pernah terjadi pada masa sebelumnya, tantangan dunia kerja yang sangat cepat berganti dan siap menggilas siapa saja.

Mereka bukan hanya menyelesaikan sesuai target minimal namun juga memberikan nilai tambah yang juga berarti meningkatkan produktivitas. Penelitian lain dari Gallup menyatakan bahwa bahwa ketiadaan ikatan dengan karyawan di Amerika menyebabkan kerugian hingga USD 550 juta akibat rendahnya produktivitas.

Di setiap perusahaan umumnya terdapat tiga jenis karyawan yaitu yang engaged di mana hanya sebesar 15% dari angkatan kerja yang disurvei oleh Gallup. Sementara itu sebagian besar angkatan kerja merupakan kelompok not engaged yaitu sebesar 67%. Agak susah mengidentifikasi kelompok ini karena mereka umumnya cukup senang dengan pekerjaannya namun mereka hanya ingin mencapai target minimum.

1. Letakkan Semua Orang Dalam Peran Yang Tepat

Letakkan Semua Orang Dalam Peran Yang Tepat

Upaya untuk meningkatkan engagement antara pekerja dan perusahaan memang dimulai ketika recruitment. Dengan menempatkan orang sesuai dengan porsi pekerjaan yang meang diinginkannya meningkatkan kemungkinan ikatan yang erat antara ia dan pekerjaannya.

Dengan begini, karyawan juga diberi kesempatan untuk turut mendukung visi, misi dan nilai perusahaan sesuai dengan bidangnya, hal iniakan menumbuhkan perasaan memiliki (sense of belonging) yang lebih kuat.

2. Berikan training

Tidak ada manajer maupun pemimpin yang bisa diharapkan membangun kepercayaan dan akuntabilitas serta meningkatkan engagement tanpa tujuan untuk menyukseskan semua anggota tim. Hal ini berarti, menyediakan training yang efektif menjadi bagian tak terpisahkan dalam perjalanan ini.

3. Delegasikan Tugas Penting

Delegasikan Tugas Penting

Karyawan yang melakukan pekerjaan yang penting sehingga mereka memiliki pemahaman jelas bagaimana mereka bisa berkontribusi bagi visi dan misi perusahaan. Hal ini juga yang menjadi alasan mengapa menempatkan karyawan di posisi yang sesuai sangat penting

4. Jangan Pelit Memberikan Feedback

Umumnya angkatan kerja masa kini merasa perlu untuk mendapatkan reguler feedback. Ketika pekerjaan mereka selesai, sempatkan untuk memberikan komplimen atau saran yang membangun. Feedback yang diberikan bisa formal maupun informal, minimal seperti souvenir kantor

5. Lebih sering mendiskusikan

Lebih sering mendiskusikan

Manajer yang sukses biasanya transparan dengan pendekatannya untuk meningkatkan engagement sehingga dibicarakan dengan semua anggota tim sehingga mereka juga merasa terlibat.

Dalam proses ini, dua elemen yang paling penting untuk berperan adalah manajer dan pemimpin perusahaan. Pemimpin perusahaan bisa mengkomunikasikan dengan aktif visi misi perusahaan jangka panjang sehingga karyawan juga bisa aktif menemukan kesesuaian antara visi perusahaan dan visi pribadinya. Sementara itu, manajer yang berada di middle level membantu menjembatani visi kedua belah pihak. Dengan kerja sama antar ketiganya niscaya, ikatan antar karyawan maupun karyawan dengan perusahaan bisa terjalin dengan lebih baik.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *